Karangbendo,BLITAR ( Siaptv.com ) – Satu lagi kejadian yang mengejutakan warga desa Karangbendo, dimana sebuah rumah yang menyimpan petasan meledak di Blitar.
Karena kejadian itu menghancurkan 25 rumah di Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Blitar, Jawa Timur. Kapolresta Blitar AKBP Argowiyono mengonfirmasikan ledakan petasan yang menghancurkan 25 rumah warga tersebut.
“Dari kejadian tersebut diahkibatkan dari ledakan mercon, tetapi untuk memastikan Tim Labfor Polda Jatim yang masih perjalanan sedang menuju kemari untuk memastikan penyebab ledakan,” pungkas Argowiyono.
Karena kejadian ledakan ini diduga menewaskan empat orang, namun baru satu korban yang berhasil ditemukan yang diakibatkan petasan. Dan Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah Blitar Ivong Bettryanto mengungkapkan jika ledakan yang menewaskan satu orang orang puluhan luka-luka di Dusun Karangbendo, Kecamatan Ponggok itu memang disebabkan obat petasan. Menurut keterangannya, ada bubuk mercon atau petasan yang ditemukan di rumah warga itu akan digunakan untuk perayaan Idul Fitri 2023.
“Iya, memamg rencananya bubuk mercon itu akan digunakan untuk saat lebaran nanti, tetapi keburu meledak,” Ivong memberkan penjelasan
Sekarang ini rumah yang menjadi lokasi ledakan telah distrerilisasi oleh petugas hingga sejauh 100 meter, meskipun demikian sejumlah anggota kepolisian juga diturunkan untuk berjaga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Adapun Korban yang sudah teridentifikasi sebagai pemilik rumah diketahui bernama Darman, yang menurut keterangan ketua rukun tetangga di wilayah tempat kejadian perkara ( TKP ), ada dua anak korban dan seorang kerabat yang menempati rumah tersebut.
Saat dikonformasi awak media Kapolresta Blitar mengatakan :
“Ya korban ledakan teridentifikasi meninggal dunia adalah pemilik rumah, sementara tiga orang masih tertimbun di reruntuhan. Kemungkinan meninggal karena ditemukan potongan tubuh,” kata Argowiyono. ( Red )