Petunjuk Teknis Bantuan Negara Kepada Lembaga Pendidikan Vokasi Dalam Pengembangan Produk Kreatif Dan Kegiatan Wirausaha Tahun 2023
Di antara Guru.com. Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi mengeluarkan KKeputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Vokasi Nomor 41 Tahun 2022 “Tentang Rekomendasi Teknis Dukungan Negara Terhadap Lembaga Pendidikan Tinggi Profesi Dalam Pengembangan Produk Kreatif Dan Kewirausahaan Tahun 2023”.
Petunjuk Teknis Bantuan Negara Kepada Lembaga Pendidikan Vokasi Dalam Pengembangan Produk Kreatif Dan Kegiatan Wirausaha Tahun 2023 dikeluarkan untuk kelangsungan dan ketertiban dalam pengelolaan bantuan negara untuk SMM yang mengembangkan produk kreatif dan kewirausahaan.
Petunjuk teknis Bantuan pemerintah kepada SMK pengembangan produk kreatif dan wirausaha pada tahun 2023 Panduan ini untuk:
A. Administrasi Sekolah Menengah Kejuruan Administrasi Umum Pendidikan Kejuruan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi;
B. dinar pendidikan provinsi;
V . SKPD yang bertanggung jawab di bidang pendidikan;
e.Badan Penyelenggaraan Sekolah Menengah Kejuruan;
e.sekolah kejuruan;
f) dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja dan;
g) Pemangku kepentingan yang terkait dalam pengelolaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban, pemantauan dan evaluasi, pengawasan program bantuan publik agar sesuai dengan tujuan sistem pendidikan nasional dan prinsip pencapaian tujuan, efisiensi, ketepatan waktu, kualitas yang baik, transparan dan akuntabel (accountable).
Petunjuk Teknis Pendampingan Masyarakat (Juknis). SMK mengembangkan produk kreatif dan kewirausahaan pada tahun 2023 sebagaimana tercantum dalam Lampiran I dan Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Kejuruan ini.
Latar belakang
Kajian pengembangan produk kreatif dan kewirausahaan pada dasarnya adalah kajian etika, nilai (nilai)kemampuan (kemampuan) dan perilaku (sikap) ketika menghadapi tantangan hidup untuk mendapatkan peluang dengan resiko yang berbeda.
Pengembangan produk kreatif dan kewirausahaan di bidang pendidikan tidak hanya ditujukan untuk mencetak insan yang berbakat secara intelektual, tetapi juga inspiratif dan pragmatis.
Baca: Petunjuk Teknis Bantuan Negara Pengenalan Ruang Kelas SMK Industri 2023
Untuk itu pengembangan produk kreatif dan kewirausahaan di SMK harus menjadi salah satu alternatif dalam mempersiapkan lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.
Pengembangan produk kreatif dan kewirausahaan di SMK telah diimplementasikan dalam berbagai bentuk pembelajaran produksi dan usaha, antara lain: Pabrik Pelatihan, Pelatihan Hotel, Pusat Bisnis di sekolah, serta produk dan bisnis kreatif.
Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah juga mendorong wirausaha mahasiswa kelompok/perseorangan dengan model kelas wirausaha.
Perkembangan start-up di SMK berdasarkan hasil survey indikator teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang dilakukan oleh Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika pada tahun 2016 tercatat sebesar 24,2% (19,5%). juta orang Indonesia). melakukan e-commerce.
Banyak startup yang telah menciptakan atau menggunakan anak-anak SMK sebagai generasi muda yang berbakat dan kreatif, antara lain:
1. Lentera Nusantara yang berbasis di Bandung merekrut siswa desain komunikasi visual dari SMK Raden Oumar Saeed Kudus sebagai calon animator potensial;
2. DTECH-ENGINEERING. Sejak awal, mereka telah menarik siswa SMK untuk memulai dan mengajak siswa SMK untuk berpartisipasi dalam proses desain teknik hingga menjadi produk.
Sifat kerja siswa SMK yang dituntut untuk mengikuti startup tidak lepas dari keterampilan presentasi, komunikasi, berpikir kreatifDAN pemikiran desain.
Termasuk mengembangkan kompetensi, kedisiplinan dan ketangguhan untuk bersaing di dunia profesional. Hal ini diperlukan agar dapat menembus persaingan dunia industri/bisnis, dunia industri dan dunia kerja, serta mandiri.
Berkembangnya usaha rintisan yang dibuat atau dijalankan oleh siswa SMK diharapkan dapat menjadi sarana promosi SMK kepada masyarakat.
Pameran karya siswa dan pelaku usaha rintisan di SMK merupakan langkah penting dalam mewujudkan SMK yang mampu menghasilkan lulusan berjiwa wirausaha, siap kerja, cerdas, berdaya saing, berkarakter bangsa, dan mampu mengembangkan keunggulan lokal. serta dapat bersaing di pasar global dan mengikuti perkembangan Revolusi Industri 4.0.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktorat SMK fokus pada penguatan pengajaran Produk Kreatif dan Wirausaha (PKK) di SMK.
Bekal pengembangan produk kreatif dan kewirausahaan diharapkan menjadi salah satu respon pendidikan di SMK untuk masalah ketenagakerjaan di Indonesia, karena bertujuan untuk mempersiapkan siswa dalam penciptaan lapangan kerja, pengangguran, kemiskinan, resesi ekonomi. dan secara politik dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa yang merdeka.
Hal ini mendukung tercapainya tujuan yang tertuang dalam Target Key Outcome (OKR) Direktorat SMK khususnya yang menyatakan: “Persentase lulusan SMK yang sudah bekerja dan berwirausaha dalam 1 tahun kelulusan adalah sebesar minimal 60% , dan lulusan sekolah kejuruan dengan upah minimum atau lebih tinggi mencapai 46%.” Diharapkan melalui program ini jumlah wirausaha mahasiswa dapat meningkat.
Target
Petunjuk Teknis Bantuan Negara Kepada SMK Dalam Rangka Pengembangan Produk Kreatif dan Berwirausaha Tahun 2023 diterbitkan untuk tujuan berikut.
1. Memberikan gambaran program pengembangan produk kreatif dan wirausaha tahun 2023.
2. Menjadi pedoman pelaksanaan bagi pihak-pihak yang terlibat dalam mengejar program pengembangan produk kreatif dan wirausaha tahun 2023.
3. Menjadi pedoman pemanfaatan dan pertanggungjawaban bantuan masyarakat untuk program pengembangan produk kreatif dan wirausaha tahun 2023.
4. Menjadi benchmark kinerja Program Pengembangan Produk Kreatif dan Kewirausahaan Tahun 2023.
Bimbingan Teknis (Juknis) Bantuan Pemerintah Kepada SMK Kembangkan Produk Kreatif dan Kewirausahaan Tahun 2023 Informasi lengkap dapat dibaca dan diunduh Di Sini.
Dengan demikian Petunjuk Teknis Bantuan Negara Kepada Lembaga Pendidikan Vokasi Dalam Pengembangan Produk Kreatif Dan Kegiatan Wirausaha Tahun 2023. Semoga ini bermanfaat.