Allahhumma inni audzubika min adzabi jahannam adalah kutipan dari doa yang dibaca umat Islam saat melakukan gerakan terakhir tahiyat.
Dalam melakukan ibadah sholat, ada rukun sholat yang harus diikuti oleh seorang muslim agar sholat yang sempurna menjadi sah.
Kewajiban shalat dilakukan oleh seorang muslim yang telah mencapai pubertas atau pubertas mumaiz yaitu membedakan antara yang benar dan yang salah.
Shalat sendiri merupakan ibadah pokok dan mendapat dosa jika dibiarkan.
Karena dalam sholat, setiap muslim berdoa kepada Allah SWT dan meminta permintaannya.
Pentingnya Ibadah Sholat dalam Islam

Sebelum melanjutkan ke pembahasan doa allahumma inni audzubika min adzabi jahannam, umat Islam perlu memahami perintah shalat.
Perintah melaksanakan shalat fardhu ini berasal dari peristiwa Isra Miraj yang dilakukan oleh Rasulullah SAW.
Awalnya perintah sholat ini diminta oleh Allah SWT sebanyak 50 kali sehari, namun kemudian Nabi meminta keringanan sehingga beliau memutuskan untuk sholat 5 waktu.
Ibadah salat merupakan wahana hubungan antara manusia dengan Allah SWT.
Makna shalat terletak pada penyatuan jiwa seseorang dengan Allah SWT, sehingga menempati posisi penting dan mendasar dalam pelaksanaan agama Islam.
Doa Allahhumma Inni Audzubika Min Azabi Jahannam

Saat shalat, salah satu rukunnya adalah melakukan gerakan tahiyat terakhir.
Tahiyat terakhir ini dilakukan sebelum akhir ibadah sholat dengan membaca doa.
Pada tahiyat terakhir, umat Islam membacakan doa tahiyat dan mengucapkan shalawat kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad SAW.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan membaca doa memohon perlindungan dari siksa neraka, siksa kubur dan segala macam fitnah di dunia serta Dajjal kepada Allah SWT.
Doa ini berisi permohonan hamba Allah SWT untuk memohon perlindungan dari siksa kubur, siksa neraka, fitnah hidup mati dan fitnah Dajjal.
Inilah allahumma inni a’udzubika min adzabi jahannam tulisan arab latin dan lengkap artinya.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
Allahhumma inni a’udzubika min adzabi jahannam, wa min adzabil-kabri, wa min fitnatilmahya wal-mamati, wa min syarri fitnati masiihid dajjal.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur. Dari fitnah hidup dan mati dan dari fitnah Dajjal yang keterlaluan.”
Doa ini dibaca setelah umat Islam membaca doa tahiyat terakhir.
Bacaan terakhir sholat tasiahud atau penyempurna tahiyat akhir
ى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللّٰهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ
كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ و بَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدُ مَجِيْدٌ.
Attahiyyaatul mubaarokatus sholawatut thoyyibaatu lillaah. Assalamualaika ayyuhannabiyyu warohmatulloohi wabarokatuh. Assalamualaiaa wa’alaa ibadillaahis sholihiin. Asyhadu allaa ilaaha illalloh wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah. Allahumma sholli’ala sayyidina Muhammad wa’ala aali sayyidina Muhammad. Kamaa Shollaita Alaa Sayyidina Ibrahim. Wa alaa Aali Sayyidina Ibrahim. Wabaariq ala Sayyidina Muhammad. Wa alaa aali Sayyidina Muhammad. Kamaa Baarakta ala Sayyidina Ibrahim. Wa ala aali Sayyidina Ibrahim. Fil ‘aalamiina Innaka Hamiidun Majiid.
Artinya: “Segala kehormatan, keberkahan, rahmat dan keselamatan, serta kebaikan hanyalah milik Allah. Damai, rahmat dan berkah Allah atasmu, wahai Nabi (Muhammad). Keamanan, rahmat dan berkah dari Allah juga dapat dicurahkan pada kita, serta pada semua hamba Allah yang saleh. Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Semoga Allah merahmati Muhammad dan keluarga Muhammad. Ya Allah, kasihanilah Gusti kami, Nabi Muhammad, dan keluarga Gusti kami, Nabi Muhammad, sebagaimana Engkau menyayangi Gusti kami, Nabi Ibrahim, dan keluarga Gusti kami, Nabi Ibrahim.
Isi doa Allahumma Inni Audzubika min Azabi Jahannam Wa Min Azabil Kobri

Rasulullah SAW berpesan kepada umat Islam untuk selalu berdoa dan memohon perlindungan kepada Allah Swt agar selamat dari hal-hal yang buruk.
Oleh karena itu, doa tambahan dalam tahiyah terakhir ini adalah doa yang dianjurkan oleh Nabi sebagaimana terdapat dalam hadits berikut.
Rasulullah SAW pernah bersabda:
“Ketika Anda telah selesai melakukan tasiahud terakhir, resor kepada Allah dari empat hal: siksa Neraka, siksa kubur, fitnah hidup dan mati, dan kejelekan Dajjal, yang akan dihapus dari rahmat Allah. .”
Oleh karena itu keutamaan shalat allahumma inni a’udzubika min adzabi jahannam wa min adzabil kobri adalah kemampuan untuk menjauhkan diri dari siksa kubur, agar selamat dari siksa neraka, mampu menjauhkan diri dari fitnah kehidupan dan fitnah kematian , dan untuk menghindari fitnah al-Masih ad-Dajjal.
Nah ini pembahasan tentang doa memohon perlindungan dari maut dan siksa kubur. yang penting untuk diketahui oleh seluruh umat Islam.
Semoga Allah SWT selalu memberikan perlindungan kepada hamba-Nya yang meminta doa kepada-Nya.
Kami harap artikel ini dapat membantu dan bermanfaat bagi Anda, juga membagikannya kepada mereka yang membutuhkannya.
Baca juga artikel menarik, informatif, dan terkini lainnya di blog Evermos.
Sara Nurzhanna adalah seorang penulis konten SEO di blog Evermos yang berpengalaman dalam menerbitkan konten doa, nasihat bisnis, tips dan trik, dan berbagai konten informasi lainnya. Pada tahun 2020, Sarah menyurati Okezone sebagai koresponden berita selama 3 bulan. Penulis juga aktif di komunitas Pemberdayaan Sosial dan Kemasyarakatan.