Bisnis  

7 Tips Ampuh Agar Pengajuan KUR Diterima

Tips ampuh agar pengajuan kur diterima.png
banner 728x90

Bagaimana agar pengajuan KUR Anda diterima? Sebab, tentunya Bank akan menyeleksi calon debiturnya agar dana KUR dapat disalurkan secara efisien.

Ini mungkin menjadi pertanyaan setiap pengusaha UMKM yang ingin mengajukan KUR 2023. Apakah Anda juga memiliki pertanyaan yang sama?

Jika demikian, Anda tidak boleh melewatkan tips berikut. Karena kali ini kita akan membahas tips ampuh agar pengajuan KUR diterima.

Bukan hanya diterima, berkat tips ini, pengusaha UMKM juga bisa mendapatkan kesempatan menerima pengembalian pinjaman yang besar!

Kita semua tahu bahwa mengembangkan bisnis dalam skala besar adalah impian setiap pengusaha. Tapi tidak bisa dipungkiri, semua itu juga membutuhkan modal bukan?

Pejuang UMKM KUR 2023, mari bersatu! Yuk kita bahas satu per satu tipsnya!

1. Pertahankan riwayat kredit

Mempertahankan riwayat kredit
gambar: unspalsh.com/ Blake Wise

Saran pertama dan utama adalah menjaga riwayat kredit atau rekam jejak Anda. Ini sangat penting, teman bisnis saya.

Karena pada saat kita mengajukan pinjaman, Bank akan memastikan untuk mengecek BI terlebih dahulu sebelum memutuskan menerima pengajuan KUR kita.

Ini dilakukan untuk memeriksa riwayat kredit yang berpotensi buruk. Jika sebelumnya Anda adalah debitur bermasalah, maka pihak bank pasti akan mempertimbangkan kembali masalah pemberian pinjaman kepada Anda.

Beberapa bank penyalur KUR bahkan secara gamblang menyatakan hal ini sebagai kriteria penerima KUR dalam website resminya.

Oleh karena itu, sedapat mungkin, pertahankan sejarah kredit kita dengan melunasi setiap pinjaman yang kita gunakan, termasuk pinjaman atau cicilan. Agar kita tidak masuk daftar hitam atau masuk dalam daftar debitur bermasalah.

Baca juga, Pengajuan KUR DITOLAK? Ini Alasan dan Solusinya!

2. Gunakan e-commerce

Tips agar pengajuan KUR diterima, langkah selanjutnya adalah menggunakan pasar online. Apa maksudmu?

Nah, agar permohonan CSD bisa diterima tentunya kita harus bisa meyakinkan pihak Bank bahwa bisnis yang kita geluti benar-benar ada atau berjalan.

Kini tempat yang mudah diakses dan umum digunakan sebagai media transaksi adalah e-commerce. Memiliki toko atau bisnis e-commerce kita dapat membuat pihak bank semakin yakin bahwa bisnis kita nyata.

Anda bisa menggunakan platform e-commerce seperti Tokped, Shopee, Lazada, Bukalapak atau lainnya. Jika bisnis Anda terkait dengan memasak, Anda juga bisa menggunakan Gofood, makanan Shopee dan lainnya.

Sebaiknya tunggu sampai toko e-commerce tersebut memiliki banyak pembeli agar banyak review atau produk yang dijual. Kemudian setelah itu kirimkan KUR ke Bank.

3. Jangan mengambil pinjaman lain

Seperti yang sudah kita ketahui, ini merupakan salah satu syarat bagi penerima KUR. Jadi jangan tergoda untuk pinjam ke bank lain. Jika Anda ketahuan mengambil pinjaman dari bank lain, bisa dipastikan pengajuan KUR Anda akan ditolak.

Apakah ini berlaku untuk semua jenis pinjaman?

Tenang saja, tidak semua jenis kredit dilarang untuk penerima KUR. Anda tetap bisa menggunakan pinjaman konsumtif seperti KPR, kartu kredit, atau payment processor saat mengajukan KUR.

4. Siapkan tampilan KUR dengan detail

Siapkan tampilan KUR dengan detail
Gambar: unsplash.com/ Gabriel Henderson

Sebelum mengajukan KUR, disarankan untuk menyiapkan aplikasi KUR dengan perincian seperti denominasi, tujuan, jangka waktu, dan sumber dana untuk mengembalikan pinjaman.

Ini akan sangat membantu Anda meyakinkan pihak bank bahwa Anda memiliki rencana yang baik dan serius dalam mengembangkan bisnis Anda. Artinya, dana KUR sampai pada tempat yang tepat (tepat sasaran).

Baca juga, Jangan Salah! Ini Beda KUR dengan Kupedes BRI 2023

5. Pemenuhan semua persyaratan

Kelengkapan dan keabsahan dokumen yang dipersyaratkan harus diperhatikan agar permohonan KUR dapat diterima.

Secara umum, beberapa dokumen persyaratan yang perlu disiapkan untuk mengajukan KUR antara lain:

  • Identifikasi
  • kartu Keluarga
  • Surat nikah/cerai (bila sudah menikah)
  • Surat Izin Usaha seperti NPWP, SIUP dan lainnya.
  • Verifikasi akun

Sebelum mengajukan KUR, disarankan untuk mengecek terlebih dahulu dokumen apa saja yang disyaratkan oleh Bank. Setiap bank mungkin memiliki persyaratan dokumen yang sedikit berbeda.

6. Jalankan bisnis minimal 6 bulan dulu.

Jangka waktu usaha juga selalu dinyatakan dengan jelas dalam persyaratan KUR di masing-masing bank. Bank akan memilih perusahaan mana yang beroperasi lebih dari 6 bulan dan mana yang tidak.

Ini merupakan indikator awal bahwa bisnis berjalan dan berpotensi untuk berkembang. Bayangkan saja jika Anda baru menjalankan bisnis selama 1 bulan dan memutuskan keluar karena tidak ada pembeli setelah menerima pinjaman?

Jadi, bisa dikatakan 6 bulan ini juga bisa mengukur kegigihan kita sebagai pengusaha. Jadi luangkan waktu Anda. Pastikan Anda sabar dan tekun dalam menjalankan usaha Anda minimal 6 bulan sebelum mengajukan KUR.

7. Mencatat arus keuangan secara akurat dan benar

Mencatat arus keuangan secara akurat dan benar
gambar: unsplash.com/ Icons8 Tim

Dalam kunjungan Presiden Jokowi dalam rangka promosi KUR BSI beberapa waktu lalu di Aceh, Presiden berkesempatan berbincang dengan beberapa pengusaha kecil dan menengah di Aceh.

Ternyata jumlah CSD yang didapat pengusaha kecil dan menengah di Aceh cukup fantastis. Ada yang Rp 100 juta, Rp 300 juta, bahkan Rp 400 juta.

Nah, di sela-sela perbincangan itu, Presiden mengimbau para pengusaha kecil dan menengah lainnya untuk mencatat arus keuangan secara akurat dan benar.

Karena beberapa pengusaha UMKM, termasuk Anda, mungkin membutuhkan lebih banyak KUR. Maka dari itu, tips yang satu ini tidak boleh dilewatkan untuk mendapatkan pinjaman usaha yang besar.

Memiliki laporan keuangan, bank dapat menilai tingkat risiko keuangan calon peminjam. Jika pencatatan keuangan dilakukan dengan benar, maka tingkat resiko dianggap aman dan kita bisa mendapatkan pinjaman dengan lebih mudah bahkan dengan plafon yang lebih tinggi.

Hal sebaliknya bisa terjadi jika pengusaha tidak terbiasa melakukan pencatatan keuangan dengan benar.

Lihat juga: 4,4 triliun rupiah Indonesia! Demikian syarat dan tata cara pendaftaran KUR BTN 2023.

Kesimpulan

Sebagai kesimpulan, saya ingin mengatakan bahwa ada hal-hal yang sama pentingnya untuk dipersiapkan. Pertama, siapkan deposit jika Anda merasa membutuhkannya. Apalagi jika Anda mengajukan KUR jenis Kecil atau maksimal di atas Rp50 juta.

Kemudian yang kedua – tentang keterampilan dan kemampuan bisnis. Karena bank akan memeriksa dengan cermat tidak hanya masalah dokumen, tetapi juga pengalaman dan kemampuan Anda dalam menjalankan bisnis. Karena pihak bank tentu menginginkan agar debitur dapat mengelola usaha dan melunasi pinjamannya.

Jadi, selain 7 tips di atas, jangan lupakan jaminan dan pengalaman Anda. Mungkin itu dulu tips yang bisa kita bahas kali ini, semoga bermanfaat.

Please follow and like us:
Pin Share
banner 728x90
banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *